PENGOLAHAN LAHAN PERTANIAN || JUALTANAH BUMIAYU 085229555282
PENGOLAHAN LAHAN PERTANIAN || JUAL TANAH BUMIAYU 085229555282 ||
Lahan pertanian juga tanahnya merupakan faktor inti yang
sangat vital dalam sektor pertanian. Tanpa lahan pertanian ini tanaman pun
tidak akan bisa tumbuh dengan maksimal. Tidak semudah yang di bayangkan untuk
menggarap sebidang lahan pertanian, Untuk memberikan hasil panen yang maksimal
anda perlu mengolah tanah nya terlebih dahulu agar tanaman dapat tumbuh dengan
maksimal. Berikut ini merupakan beberapa cara pengolahan tanah sebagai lahan
pertanian yang sering dilakukan petani di Indonesia.
Penggaruan tanah
Cara seperti ini sebenarnya hampir mirip dengan teknik land
clearing akan tetepi lebih menekankan pada alat-alat tradisional semisalnya garu
dan cangkul. Tujuannya tidak lain untuk menghancurkan gumpalan tanah lahan yang
keras. Bila gumpalan sudah rata akan membuat struktur dan tekstur tanah menjadi
lebih mudah untuk ditanami.
kebanyakan ahli pertanian juga menyarankan sebelum
penggaruan tanah, akan lebih baik jika dilakukan pemupukan terlebih dahulu.
Pupuk yang dimaksud di sini adalah pupuk organik maupun pupuk anorganik. Pupuk akan
teraduk saat penggemburan tanah terjadi secara rata pada lapisan olahan tanah.
Teknik konversi
Teknik konversi salah
satu teknik pengolahan tanah kurang begitu diminati petani. Hal ini di sebabkan
karena hanya dapat dilakukan pada jangka waktu satu tahun sekali untuk tanah
dengan kepadatan tinggi dan jangka waktu dua tahun untuk tanah berkepadatan
sedang. Teknik ini sendiri terdiri dari dua yakni teknik olah tanah minimum (OTM) dan juga teknik olah tanah strip (Strip Tillage).
Olah tanah minimum atau OTM merupakan suatu teknik
pengolahan dengan cara mengurangi frekuensi pengolahannya baik itu dilakukan
dalam jangka waktu satu tahun maupun dua tahun sekali. Lain halnya dengan tanah
strip pengolahan tanah ini hanya
dilakukan pada strip atau alur yang akan dilakukan penanaman. Strip atau alur
tanaman ini dibuat dengan mengikuti kontur tanah. Dengan artian bagian yang
akan diolah adalah barisan yang sudah disebar benih.
Land clearing
Yang bisa dilakukan dalam mengolah tanah lahan pertanian
ialah dengan pembukaan lahan. Istilah ini biasanya di sebut dengan land
clearing atau bisa juga di artikan pembersihan lahan yang dilakukan secaa
manual. Biasanya dalam pembersihan lahan dilakukan dengan melibatkan banyak
orang, terlebih bila lahan tersebut cukup luas.
Untuk Alat- alat yang digunakan pun sangat mudah dan
sederhana seperti parang, cangkul, sabit
dan lain sebagainya. Namun, kini seiring perkembangan zaman, land clearing juga
menggunakan mesin pertanian seperti traktor. Dengan begitu pengerjaan menjadi
lebih cepat dan tidak membutuhkan tenaga yang cukup banyak. Setelah lahan
bersih, maka bisa ditanami jenis tanaman pertanian.
Pembajakan tanah
Mengolah tanah juga bisa dilakukan dengan cara pembajakan.
Cara seperti ini bisa Anda lakukan setelah turun hujan maupun dalam kondisi sebelum hujan.
Pembajakan tanah sangat cocok dilakukan untuk tanah yang memiliki struktur
tidak terlalu keras dan juga tidak terlalu lembek. Masyarakat agraris di
pedesaan biasanya masih menggunakan teknik lama dalam membajak sawah, salah
satunya adalah dengan menggunakan hewan ternak seperti sapi atau kerbau untuk
menjalankan alat pembajak.
Akan tetapi bagi petani modern, pembajakan tanah dilakukan
dengan menggunakan mesin pertanian canggih seperti traktor. Kedua cara tersebut
sebenarnya baik dilakukan dalam kondisi tanah apapun. Namun, pembajakan tanah
menggunakan traktor dinilai lebih cepat dan efisien sehingga bisa menghemat
waktu dan tenaga bagi petani.
Pemupukan
Pemumpukan bertujuan agar unsur hara di dalam tanah tersebut
lebih subur. Bila pemupukan dilakukan lebih awal maka akan merangsang
perkembangan akar semakin dalam. Sebaiknya gunakan pupuk yang sudah
direkomendasikan.
Contohnya untuk pupuk makro tunggal seperti Urea, SP36 dan
pupuk makro majemuk seperti NPK 15 yang sesuai dengan tanaman. Anda juga bisa
menggunakan pupuk kandang. Apabila dalam pemupukan diketahui tanah bereaksi
asam, Anda bisa juga menambahkan kapur dolomit dengan cara ditabur. Ini
bertujuan untuk meningkatkan pH tanah pada lahan pertanian.
Demikian ulasan mengenai cara mengolah tanah untuk lahan
yang bisa Anda terapkan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.


