Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CARA MENANAM SERAI


LEBIH DEKAT DENGAN TANAMAN SERAI

 



Serai ialah salah satu rempah tergolong dalam keluarga Poaceae. Dengan nama ilmiah serai yaitu Cymbopogon citratus. tumbuhan ini berasal dari negara bagian Selatan India sampai ke Sri Lanka.

Daun serai merupakan bahan yang terkenal di negara negara asia tenggara seperti Indonesia, Vietnam, Thailand, Malaysia, Kamboja, juga terkenal di beberapa negara benua Afrika maupun Amerika  sebagai suatu kuliner atau obat-obatan.

Serai bisa kita sebut juga sereh merupakan tumbuhan termasuk anggota suku rumput-rumputan, yang di gunakan sebagai bumbu dapur agar menciptakan makanan menjadi lebih harum baunya.

Minyak serai sendiri merupakan minyak atsiri diperoleh dengan cara menyuling bagian atas tumbuhan serai tadi. Minyak serai digunakan sebagai obat pengusir nyamuk, baik masih berupa tanaman atau pun sudah menjadi minyaknya.

Serai sendiri mengandung kandungan seperti sitronela, merupakan kandungan yang dihindari oleh serangga seperti nyamuk.  Oleh karena itu , serai banyak dibuat menjadi obat nyamuk dan serangga lainnya cocok untuk negara tropis.

 

Manfaat Tanaman Serai

 

 

Sebagai obat penderita diabetes.

Membersihkan jamur dan bakteri.

Sebagai anti  antiseptik.

Sebagai obat alami menurunkan kolesterol.

Untuk menggabungkan hemoglobin.

Sebagai minyak telon.

Sebagai detoksifikasi tubuh.

Sebagai obat alami berat badan.

Sebagai obat untuk insomnia.

Sebagai obat anti-kanker.

 


Syarat Tumbuh Tanaman Serai

 

Untuk mendapatkan hasil  pertumbuhan dengan jumlah rumpun yang optimal tanaman serai harus memiliki lahan yang baik untuk tanaman tumbuh.

Di sarankan memakai jenis tanah yang subur banyak humus, gembur serta tidak tergenang aliran air juga perhatikan kandungan asam pada tanah (pH ) harus berkisar 5,5  antara 7,0 dan ketinggian tumbuh optimal sekitar 250-1200 m di permukaan air laut.

Tanaman serai ini, untuk tumbuh dengan baik harus pada kondisi iklim dengan curah hujan 1000 sampai 1500 mm/tahun juga musim kemarau sekitar 4 sampai 6 bulan

 

Cara Menanam Tanaman Serai

 


Persiapan Lahan

 

Untuk lokasi lahan dengan semak belukar cukup singkirkan dengan cara di babat dan dibakar lalu bisa langsung dibajak. Setelah proses pembukaan lahan dilakukan maka selanjutnya lakukan pengajiran pada lubang tanam. Jarak tanam bekisar 100 x 100 cm untuk tanah yang subur, sedangkan 75 x 75 cm untuk tanah yang kurang subur. Ukuran lubang tanam ialah bekisar 30 x 30 x 30 cm.

Penanaman serai  juga dapat dilakukan dengan cara sistem parit, dengan ukuran lebar maupun dalam parit sama seperti sistem lubang. Untuk lahan yang topografi lereng,  ada baiknya pada barisan-barisan lubang dan parit tanam searah kontur.

Posisi kemiringan lahan sekitar 25 sampai  30 derajat untuk tanaman serai wangi dan untuk curah hujan 3.500 mm/th, sebaiknya menggunakan sistem terasering di tambah pagar untuk penanamannya.



 

Pembibitan Serai

 

Untuk pembibitan bisa didapatkan di toko bibit tanaman, untuk perkotaan pasti lebih mudah untuk di dapatkan, bibit siap tanam praktis dan menghemat waktu. Tetapi Jika tidak mendapatkan sebuah bibit serai yang siap tanam, maka bisa membuat bibit sendiri, yaitu  dengan membeli serai dipasar maupun swalayan dengan syarat serai masih memiliki sedikit akar.

Kemudian Setelah itu sediakan wadah berupa baskom, isilah dengan air lalu campurkan dengan root up atau bisa di sebut zat perangsang akar terlebih dahulu.

Langkah selanjutnya Buatlah media semai sebagai sarana untuk menumbuhkan bibit sebelum dipindahkan ke media tanam.

Pada media semai cukup campurkan pupuk kandang dengan tanah, untuk perbandingan sekitar 1 : 1 lalu masukkan ke dalam polybag yang berukuran sedang.

Tanam selanjutnya Buatlah beberapa lubang tanam pada suatu media semai dengan kedalaman 5 cm  lalu tanam benih serai wangi, setelah proses penanaman lakukan proses penyiraman pada setiap tanah. Saat mulai mengering lalu letakkan polybag pada tempat teduh.

Pada ketinggian tanam sekitar 15 hingga 30 cm, menandakan bibit ini sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam.

Lakukan pemindahan bibit serai secara perlahan, jangan sampai  merusak akar setelah itu tutup lubang jangan lupa untuk sedikit memadatkannya.


Penanaman Serai

 

Pada umumnya serai merupakan jenis tanaman yang memiliki kemampuan hidup relatif tinggi di bandingan tanaman lainnya, aka tetapi  untuk  dapat memperoleh hasil  yang maksimal tentu harus memiliki teknis budidaya tersendiri. Untuk Penanaman dilakukan pada waktu pagi dan sore hari dengan kondisi tidak sedang hujan. Teknis ini ialah dengan cara meletakan 2 sampai anakan serai pada  setiap lubang tanam dengan kedalaman bekisar 10 cm, lalu setelah itu bibit anakan dimasukan pada lubang tanam kemudian tutup serta sedikit dipadatkan kembali.

 

 

Penanaman Serai

 

Pada umumnya serai merupakan jenis tanaman yang memiliki kemampuan hidup relatif tinggi di bandingan tanaman lainya, aka tetapi  untuk  dapat memperoleh hasil  yang maksimal tentu harus memiliki teknis budidaya tersendiri. Untuk Penanaman dilakukan pada waktu pagi dan sore hari dengan kondisi tidak sedang hujan. Teknis ini ialah dengan cara meletakan 2 sampai anakan serai pada  setiap lubang tanam dengan kedalaman bekisar 10 cm, lalu setelah itu bibit anakan dimasukanpada lubang tanam kemudian tutup serta sedikit dipadatkan kembali.

 

 

Perawatan Tanaman Serai

 

Penyulaman

 

Pada proses Penyulaman dapat dilakukan saat setidaknya paling lambat di awal  masa penanaman ialah pada saat tanaman berumur sekitar 1 hingga 2 bulan. Proses ini dilakukan bertujuan untuk mengganti tanaman yang rusak, atau terserang hama penyakit maupun tanaman yang mati.

 

 Penyiangan

 

Secara alami sebenarnya Tanaman serai memiliki senyawa alelopati, senyawa yang dapat membasmi tanaman pengganggu, akan tetapi sebaiknya perlu untuk melakukan penyiangan, hal ini agar tanaman di pastikan tumbuh dengan baik tanpa merebutkan nutrisi dengan tanaman lain.

 

 Penyiraman

 

Untuk proses penyiraman dilakukan agar kelembaban tanah tetap terjaga juga untuk dapat menghindari serai menjadi kering.. lakukan penyiraman setidaknya pagi dan sore hari.

 

Penggemburan Tanah

 

Lakukan penggemburan tanah agar  strukturnya kembali baik dan aerasi tanah sehingga kadar oksigen terjaga dengan baik, proses ini akan membuat penyerapan air dan zat hara lainnya  lebih mudah. Proses penggemburan tanah biasanya di iringi dengan pemupukan susulan.

 

Pemangkasan

 

Agar memperoleh rimpang yang melimpah, lakukan pemangkasan pada daun serai yang sudah tua. Proses Pemangkasan yang pertama dilakukan pada umur tanaman sekitar 5 sampai 6 bulan kemudian setelah penanaman. Untuk proses pemangkasan kedua dilakukan pada saat tanaman sudah berumur sekitar 12 bulan.

 

Pemupukan Susulan

 

Dengan memberikan pupuk urea, ZA, maupun pupuk KCL dengan dosis Urea 50 sampai 100 kg/hektar, ZA 200 sampai 300 kg/hektar juga KC 100 sampai 200 kg/hektar. Pada proses Pemberian pupuk susulan dilakukan sebanyak 3 kali, pada saat tanaman serai berumur sekitar 4 minggu, 8 minggu dan 16 minggu setelah tanam.

 

 

 

Panen Tanaman Serai

 

 

Panen pertama dilakukan saat tanaman serai  sudah mencapai umur sekitar 5  sampai 6 bulan kemudian panen dengan cara memotong daun serai dengan ukuran 5 cm diatas ligula (batas pelepah dengan suatu helaian daun) dari daun paling bawah yang belum mati atau kering.

Untuk Panen selanjutnya dilakukan setiap 3 bulan sekali pada musim hujan juga  setiap 4 bulan sekali pada musim kemarau. Produksi serai pada proses panen 1 sampai ke 3 akan meningkat, tetapi pada proses panen berikutnya sampai  ke 7 produksi kurang lebih hampir 50%.

penurunan produksi daun segar dan minyak setelah tahun ketiga terjadi karena meningkatnya umur rumpun tumbuh, sehingga menyebabkan akar baru tumbuh tidak mencapai tanah sebagai penyedia unsur hara untuk tumbuh. Hasil panen serai berkisar 50 sampai 70 ton/ha/th untuk tanah yang subur dan 15 sampai 20 ton/ha/th untuk tanah kategori kurang subur

 

 

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai Cara Menanam Serai . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.


1 komentar untuk "CARA MENANAM SERAI"

Posting Komentar