CARA MENANAM LADA ||JUAL TANAH 085229555882
CARA MENANAM LADA ||JUAL TANAH 085229555882
Negara Indonesia, merupakan negara agraris yang memiliki sektor pertanian strategis dan juga dari segi produk pertaniannya memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh karena itu menjadikan salah satu pemasok keuangan negara.
komoditas yang memiliki peranan besar pada perekonomian indonesia ialah salah satunya rempah-rempah. Indonesia salah satu negara yang terkenal akan kekayaan rempah-rempahnya. Sejak dahulu tepatnya pada masa kolonial belanda, sehingga menjadikan komoditas rempah ini mempunyai prospek besar dipasaran dunia.
Lada merupakan salah satu jenis rempah indonesia yang paling besar permintaannya. Karena Permintaan pasar dunia terhadap lada cukup besar, menyebabkan tingginya permintaan dan memaksa petani meningkatkan produktivitas, produksi serta kualitas hasil produksinya.
Syarat untuk tumbuhnya lada
Lahan terbuka dengan intensitas terkena sinar matahari penuh serta memiliki iklim hujan dengan curah hujan dari dua ribu mm/tahun sampai dengan tiga ribu mm/tahun.
Perhatikan juga Kelembaban udara, harus berkisar antara 60
sampai dengan 80 % serta suhu sekitar 22
sampai 32 derajat celcius.
Disarankan untuk menghindari daerah dengan resiko tiupan
angin yang kencang.
lateritic, podsolic, utisol dan latosol merupakan Tanah yang baik
untuk pertumbuhan lada.
Dengan tanah yang
subur, gembur dan berhumus juga memiliki unsur hara yang cukup serta
memiliki kandungan ph antara 5,5 sampai 7.6n
Lada ini cocok ditanaman pada ketinggian 300 meter sampai
1.200 meter diatas permukaan laut.
Pemilihan bibit Lada
Lada dapat diperbanyak dengan cara vegetatif dan Generatif. kebanyakan tanaman lada diperbanyak dengan cara vegetatif yaitu stek dari tanaman sulur panjat yang tumbuh ke atas dan menempel pada pohon panjat. Benih stek ini lah yang digunakan memiliki ukuran minimal 7 ruas batang tadi.
Beberapa hal yang harus diperhatikan ialah soal pembibitan mesti berasal dari pohon induk yang berkondisi baik juga bebas dari hama dan penyakit tanaman. Dikarenakan kondisi sumber benih ini lah yang secara langsung mempengaruhi hasil tanaman lada itu sendiri.
Sehingga pada varietas benih harus menjamin soal kemurnian serta pembibitan berasal dari kebun produksi dengan masa tanam 10 bulan hingga 3 tahun. Setelah melakukan hal di atas tadi diharapkan akan menghasilkan benih lada yang baik juga berkualitas tinggi sehingga produksi lada juga bisa optimal.
Pengolahan Lahan Tanam
Tanaman lada memiliki beberapa kriteria lahan yang cocok untuk menanamnya. Seperti Tanah yang digunakan sebagai media tumbuh ialah pada media yang tidak terlalu kering serta tidak tergenang. lateric, podsolic, ultisol dan latosol ialah jenis tanah yang memiliki kandungan humus cukup dan kandungan pH seimbang karena terlalu asam bisa membuat tumbuhan lada tidak optimal.
Selama proses pengolahan, pada media penyemaian dapat diolah secara terlebih dahulu dengan menggali tanah sedalam antara 25 sampai 35 cm. Kemudian taburkan kapur pertanian pada tanah lalu dibiarkan selama 2 sampai 3 minggu. Fungsi kapur ialah untuk meningkatkan ph juga meningkatkan produktivitas dan hasil panen juga menetralisir racun pada tanah. Tahap selanjutnya cangkul kembali sehingga lahan tetap menjadi gembur.
Penanaman Lada
Bibit Lada biasa ditanam dengan cara membuat lubang yang berbentuk piramida berukuran 45 kali 30 cm untuk bagian atas dan 45 kali 20 cm untuk bagian bawahnya serta memiliki kedalaman sekitar 55 cm. Lubang piramida kemudian dibiarkan selama 12 sampai 16 hari setelah itu baru boleh untuk ditanami.
Untuk proses penanaman dapat dilakukan secara sistem monokultur dengan jarak 3 kali 3 meter. Pilihlah waktu yang tepat untuk menanam tanaman lada, ialah tanam selama musim hujan dengan kata lain selama transisi dari musim kemarau ke musim hujan.
Penanaman bisa dilakukan saat bibit lada sudah cukup umur.hal ini bertujuan agar meminimalisir resiko tanaman mati. Ambil bibit lada lalu keluarkan kemudian masukkan ke dalam lubang yang sebelumnya sudah disiapkan. Tutup kembali lubang dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk tanaman.
Perawatan dan Pemeliharaan
Pada tahap selanjutnya hal yang paling menentukan didalam
proses budidaya lada ialah perawatan yang baik. Dengan cara perawatan yang
benar maka hasilnya pun akan memuaskan. Perawatan seperti Pembuatan Sulur tahap
ini perlu menyiapkan bambu sebagai sulur atau media rambat bagi lada untuk
tumbuh. Lalu proses penyiangan dengan membersihkan dari tanaman gulma atau
pengganggu seperti rumput atau tanaman lainnya. Kemudian lakukan Pemupukan untuk
menambah nutrisi tanaman lada untuk berfotosintesis. Dan jika buah sudah muncul, maka kebutuhan akan
unsur hara semakin meningkat.
Pengairan atau Penyiraman
Penyiraman merupakan bagian terpenting dari proses penanaman lada. Tanaman lada ini membutuhkan air sebagai komponen utama untuk bertahan hidup juga sebagai tanaman lada untuk tumbuhan dengan baik. Pada saat penyiraman tanaman lada, hanya dilakukan sekali sehari di musim kemarau dan pada saat musim hujan tidak perlu dilakukan penyiraman di sekitar tanaman
.
Pemanenan
Pada Tahapan terakhir ini merupakan tahap dimana para petani maupun pembudidaya sudah menanti - nanti. Pada Tahapan ini juga bisa di menilai apakah proses – proses rangkaian yang sebelumnya dilakukan berjalan dengan efektif atau malah cenderung gagal. Untuk mengetahui tahapan panen yang baik. Berikut ini tahapannya:
Ditandai warnanya hijau merupakan ciri lada suda tahap panen.
Selektif dalam
memetik lada serta lakukan sesering mungkin agar hasil panen seragam, juga
perlu diperhatikan untuk tidak mencampur antara yang muda dengan yang tua.
Untuk Buah lada yang jatuh segera diambil lalu pisahkan dengan yang lain. Hal ini dikarenakan lada yang jatuh membutuhkan pemrosesan yang berbeda.
Pastikan untuk wadah yang digunakan bersih dan higienis agar kualitas lada terjaga.
Demikian informasi mengenai cara menanam lada, semoga bermanfaat untuk memulai bisnis tanaman lada maupun bagi yang sudah menjalankannya.






Posting Komentar untuk "CARA MENANAM LADA ||JUAL TANAH 085229555882"
Posting Komentar