CARA MENANAM JAHE MERAH HASIL PANEN MELIMPAH
CARA MENANAM JAHE MERAH HASIL PANEN MELIMPAH
Pengen bercocok tanam tetapi masih bingung apa yang mau di
tanam? Kenapa tidak mulai dari menanam jahe merah. Dalam artikel ini akan
mengulas langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk menanam jahe
merah. Silahkan menyimak artikel berikut ini.
Jahe atau bernama
latin Zingiber officinale, merupakan tanaman rimpang yang sangat populer
sebagai rempah-rempah maupun bahan obat-obatan. Rimpangnya sendiri berbentuk
jemari yang menggembung pada ruas-ruas tengah. Jahe merah memiliki Rasa dominan
pedas disebabkan oleh senyawa keton bernama zingeron. Jahe merah termasuk suku
Zingiberaceae atau temu-temuan.
Jahe merah juga dikenal sebagai tanaman dengan segudang manfaat, sehingga banyak ditanam sebagai tanaman toga tergolong tanaman obat keluarga. Tumbuhan Jahe sendiri diperkirakan berasal dari India. Akan tetapi, ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Bermula di India, jahe dibawa oleh pedagang untuk di perdagangan sebagai rempah-rempah hingga Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang, sampai ke Timur Tengah. lalu pada masa kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat pada tubuh serta rasa pedas di mulut pada saat makanannya, hal ini smenjadi komoditas jahe sangat populer di Eropa pada saat musim dingin.
Tidak perlu basa-basi lagi langsung saja simak
tahapan-tahapan untuk menanam jahe merah ini
Tips
Budidaya Jahe Merah
Untuk prospek jahe merah sendiri tergolong sangat baik, hal
ini lah banyak orang tertarik untuk membudidayakannya, terlebih lagu jika
memiliki lahan yang luas untuk digarap tanaman jahe ini.
Tahap pertama lakukan Persiapan Lahan
Hal pertama yang perlu di lakukan saat membudidayakan jahe
merah ialah dengan mempersiapkan lahan tanam. Untuk Lahan budidaya jahe merah
haruslah memiliki tanah yang subur dan gembur.
Tahap kedua lakukan pengolahan pada lahan yang siap di garap
seperti dengan Cangkul atau bajak lahan agar gembur.
Buat lah bedengan dengan lebar sekitar 1 meter, dengan panjang
sesuai luas lahan, dan tinggi 25 sampai 30 cm. Lalu Berikan jarak setiap 50 cm
antar bedengan. Kemudian Taburkan pupuk kandang dengan dosis 10 kg untuk
bedengan dengan luas 10 m. Tahap selanjutnya bisa membuat lubang tanam dengan
luas 625 cm persegi serta memiliki kedalaman lubang berkisar 25-30 cm. Setelah
lubang siap proses selanjutnya Isikan pupuk kandang ke dalam lubang tanam
sebanyak setengah kg.
Setelah semua tahapan selesai dilakukan Biarkan bedengan
selama satu minggu sebelum ditanami.
Pemilihan
Benih jahe merah
Tahapan setelah persiapan lahan ialah proses penanaman
benih, berupa rimpang jahe merah yang dapat dibeli di pasar tradisional maupun
pasar modern. Dengan ciri - ciri benih yang baik ialah sebagai berikut:
Jahe merah ukuran besar dengan Kondisi rimpang utuh dan
tidak cacat memiliki warna merah celah menyala serta Kondisi segar, tidak keriput
dan memiliki banyak kadar air.
Setelah proses pemilihan rimpang sesuai dengan ciri -ciri
diatas, maka hal selanjutnya Letakkan rimpang pada ruangan sejuk lalu sesekali siram
dengan air sampai rimpang mengeluarkan mata tunas.
Saat melakukan penyiraman bisa dibarengi dengan membuang
rimpang yang tidal layak tanam atau membusuk. Apabila rimpang sudah bertunas,
maka rimpang sudah siap ditanam.
Penanaman
jahe merah
Pada Tahapan ini alangkah baiknya dilakukan pada saat setelah
selesai musim hujan dan juga awal mula memasuki musim kemarau, di sebabkan
karena jika terlalu banyak air maka rimpang akan membusuk. Untuk proses tahapan
Penanaman jahe merah dapat melakukan cara sebagai berikut ini:
Pertama – tama Masukkan rimpang pada lubang tanam lalu
kemudian tutup kembali dengan tanah hingga merata, tetapi tidak menutupi bagian tunasnya. Setelah
itu Taburkan furadan sebagai sarana pencegahan serangan jamur pada rimpang. Selanjutnya
siram dengan air secukupnya. Selalu lakukan Periksa bibit apabila tunas tidak
tumbuh selama 1 minggu. Tahapan selanjutnya Lakukan penyulaman apabila
terdapat bibit yang perlu diganti, hal itu bertujuan untuk tanaman dapat tumbuh
bersamaan serta panen dalam waktu yang berbarengan.
Perawatan
jahe merah
Untuk soal Perawatan jahe merah tergolong cukup sederhana. Dengan
melakukan penyiraman setiap hari sampai dua kali lipat proses penyiraman pada saat
penanaman dilakukan pada awal musim
kemarau. Oleh karena itu sebaiknya mulai menanam jahe merah saat musim hujan
karena tidak repot harus menyiram setiap hari. Saat musim hujan, hanya Lakukan
penyiraman 2 hari sekali. Selain
kebutuhan bagi tanaman, soal penyiraman juga akan mempermudah proses panen nantinya.
Setelah penyiraman, lakukan juga Pemupukan saat awal
penanaman, gunakan pupuk organik atau pupuk kandang. Akan tetapi penambahan
pupuk hanya dilakukan untuk memperbaiki kualitas umbi. Pada tahap Pemupukan
setidaknya sebanyak 3 kali sampai pemanenan. Dengan rincian Pemupukan dilakukan pada
saat 1 bulan setelah penanaman, lalu pada 2 bulan setelah penanaman, serta 3
bulan setelah penanaman. Pada Tahap Penyiangan bisa dilakukan 2 sampai 3 minggu
sekali.
Proses Penyiangan ini dilakukan untuk mencegah persaingan
antara tanaman jahe dengan gulma, agar tanaman jahe dapat tumbuh dengan baik.
Pemanenan
jahe merah
Nah proses yang pasti sudah di tunggu – tunggu ialah
Pemanenan. Proses ini dilakukan saat tanaman jahe berusia 3 sampai 4 bulan. Cara
memanennya dengan Gemburkan tanah supaya proses pemanenan mudah dilakukan. lalu
dilakukan dengan mencabut tanaman jahe mulai dari batang sampai umbinya.
Kemudian lakukan pepotongan pada pangkal batangnya. Jangan lupa Pisahkan antara
umbi jahe merah yang sehat dengan jahe merah tidak sehat, kemudian letakkan
umbi pada wadah yang bersih agar kesegerannya tetap terjaga.
Itulah tips dalam budidaya jahe merah, selamat mencoba.
Semoga artikel ini bermanfaat





Posting Komentar untuk "CARA MENANAM JAHE MERAH HASIL PANEN MELIMPAH"
Posting Komentar